Sumber: Men’s Guide
Berdasarkan penelitian Reuters Health – New York, dalam National AIDS Memorial, diketahui bahwa jumlah kematian pada pasien penderita HIV AIDS berkurang dari 7 jumlah kematian/ 100 orang di tahun 1996, menjadi 1.3 jumlah kematian/ 100 orang di tahun 200. Hal ini didukung oleh keberhasilan pengobatan menggunakan Highly Actve Antiretroviral Therapy (HAART). Myth VS Fact
Berdasarkan fakta diatas menjadikan kenyataan bahwa HIV/AIDS tidak ada obatnya menjadi mitos yang sudah tidak validlagi. Bahkan saat ini pengobatan yang ada dapat mengurangi jumlah kematian sebanyak 80%. Meskipun virus HIV tidak dapat dihilangkan seluruhnya, berbagai jenis pengobatan yang ada saat ini dapat membantu para penderita HIV/AIDS atau Orang Dengan HIV AIDS (OHIDA) menikmati hidup lama.
Thanks to HAART
Ada berbagai jenis pengobatan yang diakui oleh Food and Drugs Administration (FDA) dapat membantu mereka yang terinfeksi HIV. Semua obat-obatan tersebut dibagi menjadi 3 golongan besar, yaitu:
- Reverse Transcriptase (RT) Inhibitors
Pengobatan yang melakukan intervensi pada tahap kritis dalam HIV life cycle, atau lebih dikenal dengan reverse transcription. Dalam proses ini enzim HIV, mengubah HIV RNA menjadi HIV DNA.
- Protease Inhibitors (PI)
Pengobatan ini melakukan intervensi pada enzim protease yang digunakan HIV untuk memproduksi partikel virus.
- Fusion Inhibitors
Melakukan intervensi pada kemampuan virus untuk bereaksi terhadap tubuh.
Secara aktif virus HIV terus berproduksi dengan sendirinya, untuk itu para ahli dan dokter menganjurkan dilakukannya kombinasi dua dari ketiga jenis pengobatan diatas, yang dikenal dengan Highly Active Antiretroviral Therapy (HAART). Jenis terapi yang dikembangkan oleh National Institute of Allergy and Infectious Disease (NIAID) ini telah diakui oleh berbagai ahli dan para dokter, dapat memperpanjang usia para ODHA dengan menekan jumlah pembentukan infeksi HIV pada tahap tertentu.
Early Diagnose is Better
Pengobatan diatas akan lebih efektif bila dilakukan pada tahap awal pembentukan virus HIV. Untuk itu saat ini pemeriksaan HIV/AIDS sangat gencar dilakukan, tidak hanya terbatas bagi komunitas yang memang rentan terhadap penyebaran.
Don’t Give Up
Kenyataan diatas merupakan harapan akan adanya kesembuhan bagi para ODHA. Meskipun saat ini pengobatan yang ada belum bersifat menyembuhkan, namun tetap ada harapan untuk masa mendatang seiring dengan perkembangan teknologi.